Subscribe
Follow

sebuah “late post”

Sesuai dengan judulnya, ini sebenarnya adalah a very late post. Lupa saya unggah. Daripada nganggur, saya apload yah 🙂 BEATING SELF Kemarin saya menghadiri sebuah workshop yang menghadirkan pembicara yang merupakan seorang tokoh muda yang sukses dan mendunia. Tujuan dari workshop tersebut adalah membekali generasi muda dengan hal-hal yang akan membantu mereka sukses meraih cita-cita,…

April 13, 2016
View the Post

HAL-HAL YANG SAYA HARAP SAYA LAKUKAN SAAT SAYA MENJADI MAHASISWA.

Mengisi trial class bagi calon mahasiswa di kampus membuat saya menyadari ada beberapa hal yang saya harap saya tahu atau ada yang memberi tahu saya dahulu kala, sebelum saya mulai kuliah. Saya yakin, dengan demikian kuliah saya jadi akan lebih maksimal dan mungkin hidup saya jauh lebih baik dari sekarang waktu yang sudah saya lalui…

September 12, 2017
View the Post

Our time is limited.

Semua pasti setuju bahwa waktu kita hidup sangat terbatas. Hidup pasti akan berakhir, namun kapan kepastiannya kita tidak pernah tahu. Oleh karena itu, kita pasti setuju bahwa artinya, hidup yang hanya sebentar dan penuh misteri ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya. Namun pernahkan kita berpikir dan melakukan evaluasi diri, tentang penggunaan waktu kita selama ini? Kita…

May 25, 2017
View the Post

One fine day @america

Suatu hari saya mendapatkan undangan workshop “Workforce Survival Guide: Finding Your Way to Desired Success”. Dua pembicara acara tersebut adalah Michael Teoh dan Mallory Loone, dan hal yang saya ketahui tentang mereka sebelumnya adalah yang tertera dalam undangan* dari YSEALI melalui email. Karena tema acaranya menarik, saya pun memutuskan untuk hadir, terlebih pembicaranya memiliki pengalaman…

August 5, 2015
View the Post

Girl, Stop Apologizing!

Halo! Pada postingan perdana 2019  ini  (wadaw lamanya!), saya mau menulis review buku. Buku yang akan diangkat adalah sebuah buku popular yang sangat relevan untuk masa kini. Terlebih, untuk bulan ini, pada tanggal 21 April kemarin, bangsa ini memperingatinya sebagai Hari Kartini, yang ditetapkan bersamaan dengan lahirnya RA Kartini, seorang pelopor kebangkitan wanita pribumi. Buku…

April 24, 2019
View the Post

kapan makan?

Hari ini dan kemarin saya terlibat dalam sebuah training. Ada yang masukan menarik dari peserta: supaya jam makan siang dapat diajukan. Jam 13:00 dirasa terlalu lama untuk menahan lapar, membuat tidak bisa berpikir (walo diruangan disediakan coffe break lengkap dengan kue-kue yang free flow, boleh kapan saja diambil dan dinikmati). Alasannya karena biasanya, di unit…

August 20, 2015
View the Post

the hardest question

Pertanyaan untuk diri sendiri adalah pertanyaan yang paling menakutkan. Pertanyaan yang kita tahu jawabannya, karena itu tentang kita, namun kadang tidak sesuai dengan standar, entah itu kebenaran, kebajikan, kenormalan, kesusilaan, kebaikan, apalah, you name it. Semoga masih ingat postingan saya sebelumnya bahwa pada dasarnya manusia itu ingin selalu benar (dan karena) manusia itu ingin agar selalu…

December 2, 2016
View the Post

being mindful in presentation

Senin lalu saya mengikuti rangkaian program pelatihan dengan judul “repack your image”. Pelatihan ini ditujukan sebagai bentuk apresiasi bagi para kontributor di lembaga pelatihan dan pengembangan di insititusi tempat saya bekerja. Senang rasanya, membayangkan akan mendapat banyak sekali insight dan tips yang berharga dalam proses mengajar kelak. Ekspektasi saya pun, benar lah. Banyak hal yang…

November 16, 2016
View the Post

KENAPA DOSEN

Kadangkala, tetiba muncul pertanyaan pada diri sendiri: kenapa profesi dosen ya, yang dipilih? Kenapa tidak kerja di perusahaan X. Menduduki posisi tertentu. Yang tentu sangat keren. Kantornya juga diseputaran Sudirman/Kuningan. Necis lah. Saya mau jawab: takdir. [Hmm.. Selesai dong tulisan kali ini.  ] Yang jelas, jadi dosen itu sudah saya rencanakan dari saat masih SD. Pun saat mengirimkan…

April 21, 2017
View the Post

BECOMING MINIMALIST (1)

Setelah menyeleaikan buku dari Marie “The Art of Tidying Up” , saya pun tertarik dengan buku serupa: Goodbye, things on minimalist living. Sebuah esai dari Fumio Sasaki yang mengajak kita pada pengalamannya menjadi seorang minimalist. Bagaimana tidak minimalis, Sasaki hidup disebuah studio kecil di Tokyo dengan hanya memiliki tiga kemeja, empat celana panjang, empat kaos…

September 4, 2017
View the Post